LimasisiNews, Bengkalis (Riau) –
Kegiatan ilegal penampungan CPO dan Karnel terus berjalan mulus tanpa hambatan bahkan Polisi terkesan Picing mata. Lokasi yang dijadikan penampungan digudang eks PT. Radian Utama yang berada di Simpang Rejosari, Jalan Lintas Duri – Dumai Km 12 Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, diduga menjadi lokasi penampungan CPO dan kernel ilegal.
Informasi yang diperoleh dari warga sekitar, gudang itu disebut – sebut milik warga berinisial AMR, dan telah beroperasi cukup lama lebih kurang 3 tahun tanpa pernah tersentuh hukum. Sejumlah mobil tangki pengangkut CPO dan truck pengangkut biji kernel sawit dari berbagai pabrik kelapa sawit di wilayah Riau dan Sumatera Utara menuju Pelabuhan Kota Dumai ini kerap masuk dan menurunkan sebagian isi muatannya di gudang itu.
Menurut warga berinisial AS yang minta identitasnya dirahasiakan, praktik penampungan ilegal yang dikenal kalangan sopir dengan istilah “kencing” untuk CPO, dan “turun” untuk biji kernel kelapa sawit ini bebas beroperasi dan tidak pernah dirazia oleh aparat penegak hukum.
“Sudah cukup lama bang gudang ‘mafia’ ini buka, sudah ada lah kira – kira 3 tahun. Hampir setiap hari mobil tangki sama truck inti kernel keluar masuk ke dalam gudang itu. Dan setahu kami gudang ini gak pernah dirazia,” ujar AS yang ditemui awak media di salah satu warung di Km 12 Air Kulim, Jumat (10/07/2026).
AS mengaku masyarakat tidak berani melaporkan dugaan aktivitas ilegal tersebut karena khawatir mendapat tekanan dan intimidasi dari oknum preman yang dibayar pengusaha gudang tersebut.
“Sebenarnya kami berharap aparat penegak hukum dapat turun tangan menertibkan gudang tersebut karena menjadi sarang kejahatan dan tempat berlangsungnya kegiatan ilegal,” pungkasnya.
Sementara hasil pantauan awak media bersama beberapa jurnalis yang turun ke lokasi, Sabtu (11/07/2026) sekira pukul 13.30 WIB, di dalam gudang terlihat sejumlah tandon atau toren berukuran besar yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan CPO hasil “kencing” dari sejumlah mobil tangki pengangkutan. Selain itu, tampak pula tumpukan kernel sawit dalam jumlah cukup banyak.
Selang beberapa menit kemudian tepatnya sekira pukul 13.48 WIB, terpantau sebuah truk tangki pengangkut CPO berkepala Hino Nopol BM 8570 RO masuk ke dalam gudang tersebut. Sejumlah pekerja tampak bersiap melakukan pembongkaran muatan, bahkan salah seorang pekerja terlihat naik ke atas tangki truk diduga untuk membuka locis dan tutup rantang tangki guna menurunkan sebagian isi muatannya.



