LimaSisiNews, Sukabumi (Jawa Barat) –
Pembangunan jalan lingkungan (laven) menimbulkan dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan.
Pembangunan jalan lapen di Desa Cikahuripan hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Namun, sangat disayangkan, kondisi jalan tersebut sudah mengalami kerusakan dan tergerus air hujan. Kerusakan ini diduga disebabkan oleh kualitas aspal yang kurang baik serta lemahnya daya rekat material lapen.
Pembangunan rehabilitasi peningkatan pengerasan jalan lingkungan di Kampung Cikodang, Desa Cikahuripan diduga dikerjakan asal jadi. Padahal, pembangunan tersebut menggunakan anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat Tahun 2025 dengan nilai yang cukup besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran Banprov tersebut mencapai Rp98.000.000,- dengan volume pekerjaan panjang 300 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 0,5 cm. Namun, hasil pengerjaan di lapangan dinilai tidak sesuai harapan masyarakat Kampung Cikondang Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, Minggu (21/12/2025).



