LimaSisiNews, Kulonprogo (DIY) –
Operasi Keselamatan Progo 2024 yang digelar sejak 4 Maret 2024, telah rampung pada 17 Maret lalu. Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kulonprogo mencatat kurang lebih 693 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, AKP Triatmi Noviartuti mengatakan ada ratusan pelanggaran yang ditemukan selama operasi berlangsung.
“Total ada 693 pelanggaran yang ditemukan,” ungkap Kasi Humas Polres Kulonprogo, Selasa (19/03/2024).
Rata-rata pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua sebanyak 529 unit dan 79 unit sisanya berasal dari kendaraan roda empat. Pelanggaran ditangani dengan teguran hingga penindakan.
AKP Triatmi menjelaskan kalau jenis pelanggaran yang ditemukan beragam namun kerap terjadi.
Bagi kendaraan roda dua (motor) misalnya, pengendara tidak memakai helm standar, menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, hingga berkendara melawan arus.
“Selain itu ada pula pengendara yang statusnya masih di bawah umur hingga berboncengan lebih dari satu orang,” jelasnya.



