LimaSisiNews, Yogyakarta (DIY) –
Para penggerobak sampah di Kelurahan Rejowinangun, Kota Yogyakarta, menunjukkan aksi nyata demi menjaga kebersihan lingkungan.
Didampingi oleh Fokki, seorang aktivis sosial sekaligus mantan anggota DPRD Kota Yogyakarta yang konsisten mendampingi rakyat, mereka menggalang dana patungan sebesar Rp100 ribu per orang untuk menyewa alat berat eksavator (beko) guna membersihkan Depo Sampah Gembiraloka.
Upaya ini dilakukan sebagai respons atas ketidakmampuan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menangani permasalahan sampah di area tersebut.
Depo Sampah Gembiraloka, yang berlokasi strategis dekat dengan objek wisata Kebun Binatang (Bonbin) dan Taman Raya Gembira Loka, menjadi sorotan karena kondisinya yang memprihatinkan. Lokasi ini dilewati oleh banyak wisatawan, baik yang menggunakan bus mau pun kendaraan pribadi, sehingga kebersihan area ini sangat penting untuk menjaga citra kota Yogyakarta sebagai Kota Adipura dan tujuan wisata yang ramah lingkungan.
“Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Sampah yang menumpuk bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga mengancam kesehatan lingkungan. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kota ini,” ujar Bung Japan, Koordinator Penggerobak Sampah Depo Bonbin, Kamis (19/12/2024)
Dana yang terkumpul dari 23 orang penggerobak sampah mencapai Rp2.300.000,-. Dengan jumlah ini, mereka berhasil menyewa eksavator (beko) untuk membersihkan tumpukan sampah yang menggunung di depo tersebut. Langkah ini menunjukkan inisiatif luar biasa dari warga untuk menangani masalah yang seharusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah.
Fokki yang turut mendampingi aksi ini, menyampaikan kritik tajam kepada Pemerintah Kota Yogyakarta.



