“Ini tidak bisa serta merta hanya satu desa, karena hal ini adalah masalah bersama antara Desa Boto dan Desa Tlobong. Pelaku hanya anak-anak sini saja. Makanya, nanti pas pertemuan warga agar disampaikan untuk bisa mengurangi anak-anak yang mengendarai kendaraan,” ujar Kapolres.
Kapolres sudah mengambil beberapa tindakan, di antaranya koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang lampu Penerang Jalan Umun (PJU) di sepanjang jalur yang sering digunakan trek-trekan. Spanduk imbauan dan nomor aduan juga sudah dipasang.
“Saya sudah buka aduan. Jika warga melihat balapan liar agar menghubungi nomor aduan saya. Apapun monggo dilaporkan. Mau ada judi, miras dan lain-lain, silakan dilaporkan. Saya benar-benar berkomitmen, akan keras di situ. Karena saya sayang ke masyarakat,” pesan Kapolres.
Arf/ed. MN)



