LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Nasional DI Yogyakarta

Gelar Jumpa Pers, Kuasa Hukum Ponpes Ora Aji: Tidak Ada Penganiayaan, Hanya Spontanitas Antara Santri Dengan Santri

by Redaksi
31/05/2025
in DI Yogyakarta, Hukrim
19
SHARES
129
VIEWS

LimaSisiNews, Sleman (DIY) –

Yayasan pondok pesantren Ora Aji, melalui kuasa hukumnya Adi Susanto membantah adanya dugaan Penganiayaan yang dilakukan oleh 13 orang santrinya yang terjadi pada tanggal 15 Februari 2025 lalu.

Peristiwa tersebut dipicu lantaran korban (DM) dituding telah melakukan pencurian hasil penjualan air galon yang dikelola ponpes total senilai Rp700.000,-.

Hal tersebut diungkapkan ketua yayasan ponpes Ora Aji Dwi Yuda Dani saat menggelar jumpa pers dengan awak media di ponpes Ora Aji, Sabtu (31/05/2025) siang tadi.

“Saya selaku ketua yayasan ponpes Ora Aji yang diberikan tanggung jawab penuh untuk mengelola ponpes ora aji. Mengenai berita yang sudah tersebar di media masa, kami dari pihak yayasan sudah menempuh langkah-langkah komunikasi, persuasif terkait dengan perkara yang sudah tersebar di media. Dari pihak yayasan juga sudah melakukan mediasi dengan pihak korban untuk mengambil langkah dan solusi-solusi terbaik dari perkara ini,” ungkapnya.

Sementara itu Adi Susanto selaku kuasa hukum yayasan ponpes Ora Aji dan sekaligus kuasa hukum seluruh santri yang dilaporkan menekankan bahwa peristiwa tersebut bukan karena penganiayaan, tetapi lebih ke persoalan antar santri.

“Yang perlu kita tekankan adalah sebagaimana yang telah tersebar di media selama ini, kita pastikan atas nama yayasan menyanggah soal adanya penganiayaan itu. Apa yang terjadi di pondok adalah aksi spontanitas saja dari santri yang tidak ada koordinasi apapun,” tandasnya.

Peristiwa tersebut terjadi, ini diawali dengan adanya satu peristiwa bahwa di ponpes Ora Aji itu seringkali terjadi aksi vandalisme, kemudian terjadi pencurian-pencurian dibeberapa kamar santri, yang selama ini memang tidak pernah diketahui siapa pelakunya.

“Sampai suatu hari diketemukan melalui peristiwa penjualan air galon usaha dari ponpes yang dilakukan oleh DM (korban). Dari peristiwa itu, santri yang melihat itu kemudian bertanya siapa yang memerintahkan untuk berjualan, karena di pondok itu tidak ada yang semrawut bahwa si A tidak diperintahkan untuk melakukan pekerjaan yang diperintahkan oleh yayasan,” paparnya.

Singkat cerita, lanjut Adi, bahwa DM sudah melakukan penjualan tanpa sepengetahuan yayasan selama kurang lebih 6 hari lamanya, sudah seminggu melakukan hal itu. Atas kejadian tersebut, kemudian langsung tersebar peristiwanya, sampai akhirnya ditanyakan secara persuasif dan tidak ada pemaksaan seperti yang disebutkan di media.

“Apakah peristiwa yang terjadi di pondok itu dilakukan oleh dia (DM). Nah yang bersangkutan mengetahui bahwa dialah yang melakukan pencurian selama ini. Aksi spontanitas itu muncul dalam rangka untuk menunjukkan satu effort sebenarnya lebih kepada rasa sayang saja, ini santri kok nyolong, kira-kira begitu,” lanjutnya

Page 1 of 2
12Next
Tags: Headline
Share8SendShare

Berita Terkait

Sejumlah remaja dan sepeda motor yang diamankan di Polsek Buntu Pane. (mass)

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026

LimaSisiNews, Asahan (Sumut) - Tim Patroli Polsek Buntu Pane Polres Asahan bergerak cepat mengantisipasi aksi geng motor, balap liar, tawuran,...

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026

LimaSisiNews, Lebak (Banten) - Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak mempertanyakan dasar hukum penetapan dan pengesahan Restorative Justice (RJ)...

Diduga gudang ilegal penampungan CPO dan Karnel. (tim)

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026

LimasisiNews, Bengkalis (Riau) - Kegiatan ilegal penampungan CPO dan Karnel terus berjalan mulus tanpa hambatan bahkan Polisi terkesan Picing mata....

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/