LimaSisiNews, Medan (Sumut) –
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara (Sumut) “mengepung” Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut) dan mengultimatum Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut agar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadis Dik) Langkat untuk segera diperiksa terkait dugaan praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) pada rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, Selasa (13/02/2024).
“Kita minta Polda Sumatera Utara jangan tebang pilih memeriksa Kepala Daerah yang terlibat dugaan suap dan penyalahgunaan jabatan pada rekrutmen PPPK 2023 di Sumatera utara”. Kata Arif dalam orasinya.
“Kami apresiasi atas ketegasan Polda Sumatera Utara yang sudah memanggil beberapa Kepala Daerah dan sudah menetapkan beberapa tersangka panitia rekrutmen PPPK di Sumatera Utara. Tetapi, itu masih belum cukup”. Imbuh Arif
“Kami juga sangat kecewa atas ketegasan Polda Sumatera Utara yang terkesan pilih kasih. Hingga saat ini Kabupaten Langkat belum ada muncul nama-nama yang ditetapkan sebagai tersangka. Sangat jelas didapatkan bukti kecurangan di kabupaten Langkat itu sendiri. Banyak sekali kejanggalan yang ditemukan mulai dari dugaan pungli ke beberapa guru honorer, pemungutan untuk penempatan dan ujian Seleksi Komoetensi Teknis Tambahan (SKTT) yang tidak transparan dan objektif,”
tambah Arif.



