LimaSisiNews, Sleman (DIY) –
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menargetkan peningkatan indeks kualitas air sebagai bagian dari upaya memperbaiki Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) daerah tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala DLH Sleman Sugeng Riyanta di Sleman, mengatakan capaian IKLH Kabupaten Sleman saat ini berada di angka 72,37 atau telah melampaui target sebesar 70.
“Namun untuk indeks kualitas air masih berada di angka 52,69, di bawah target yang ditetapkan sebesar 55,” kata Sugeng.
Ia menjelaskan indeks kualitas udara dan tutupan lahan di Sleman menunjukkan hasil yang baik, sementara kualitas air masih memerlukan perhatian lebih.
Berdasarkan hasil pemantauan terhadap 11 sungai utama di Sleman, parameter yang paling sering melampaui baku mutu adalah bakteri Escherichia coli (E. coli). Kondisi tersebut mengindikasikan adanya pencemaran limbah domestik atau rumah tangga yang masuk ke badan sungai.



