LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Nasional Jawa Tengah

AMPERA Geruduk Pemda Klaten, Tuntut Adanya Pencemaran Lingkungan Dampak TPA Trokerten

by REDAKSI
14/05/2025
in Jawa Tengah, News
16
SHARES
104
VIEWS

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) –

Ratusan warga yang tergabung dalam Alianasi Masyarakat Klaten Peduli TPA Troketon (AMPERA) mendatangi kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Klaten untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait dampak pencemaran lingkungan dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Trokerten, Rabu (14/05/2025).

TPA Troketon sudah berusia 9 tahun sejak tahun 2016 didirikan oleh pemerintah Daerah Klaten. Keberadaan TPA Troketon secara fungsional telah mampu menampung sampah 140 ton per hari dari semua kecamatan di Kabupaten Klaten.

Hari ini TPA Troketon telah memberikan dampak krisis lingkungan yang signifikan. Terdapat tiga aspek dampak yang dirasakan warga diantaranya berdampak pada krisis lingkungan, krisis kesehatan atau penurunan kualitas kesehatan warga, dan penurunan pendapatan warga terdampak.

Dalam aksinya, Abdul Jamil selaku koordinator aksi menyampaikan bahwa masyarakat mendatangi Pemda Klaten untuk menuntut kepada Pemda agar memperbaiki pengolahan sampah yang di Trokerten karena sudah tidak sesuai dengan rencana awal.

“TPA Troketon seharusnya menjadi tempat pengolahan sampah, namun kini justru menjadi tempat penumpukan sampah dan tidak berfungsi sesuai rencana awal,” ujarnya.

Abdul juga menambahkan bahwa bau menyengat dan juga lalat masuk ke pemukiman, dan warga juga mengeluhkan pencemaran air tanah juga kwalitas udara yang memburuk,

“Dan saat ini sudah tiga kecamatan merasakan dampak pencemaran tersebut yaitu Pedan, Juwiring, dan juga Ceper,” imbuhnya.

“Totalnya terdapat 8 desa di Kecamatan Juiwaran. Sementara kecamatan terakhir berada di Kecamatan Ceper tepatnya di desa Ngawonggo. Bau menyengat yang menyerang 13 desa di 3 Kecamatan tersebut dibarengi dengan semakin merebaknya lalat hijau di Kalangan dan Kaligawe,” lanjut Abdul dalam keterangan persnya.

Selain itu, kata Abdul, terdapat tumpahan lindi yang tidak terkelola sehingga mencemari sumber air warga di dua desa tersebut. Sumber air yang tercemar tersebut memunculkan berbagai penyakit seperti, penyakit kulit dan pencernaan.

“Krisis lingkungan yang terjadi di sekitar TPA Troketon tersebut berdampak pada kesehatan warga. Muncul berbagai vektor penyakit akibat TPA, diantaranya adalah wabah demam berdarah di RT 20 Desa Kaligawe yang meningkat jumlahnya dari sebelum keberadaan sampai pada adanya TPA,” tuturnya.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Headline
Share6SendShare

Berita Terkait

Duta Besar Belanda dan Jerman Hadiri Konferensi Sejarah Sepeda Dunia di Klaten

Mei 22, 2026

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) - Hari terakhir rangkaian International Cycling History Conference (ICHC) ke-35 berlangsung meriah dan penuh nuansa internasional...

Karaton Surakarta Gelar Sadranan Leluhur Panembahan Agung Kajoran di Klaten

Februari 15, 2026

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) - Untuk melestarikan tradisi leluhur, Karaton Surakarta Hadiningrat menggelar upacara Sadranan Leluhur Panembahan Agung Kajoran di...

Suasana Rumah Duka Wakil Bupati Klaten

Februari 7, 2026

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) — Suasana duka menyelimuti rumah Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardianto di Dukuh Tegalrejo, Desa Karang,...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/