LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Nasional DI Yogyakarta
Antonius Fokki Ardiyanto S.IP

Antonius Fokki Ardiyanto S.IP

Sebuah Catatan Kelam, Kalung Wesi Mengepung Jawa : Rakyat Lempuyangan “Terbunuh”

by Redaksi
07/05/2025
in DI Yogyakarta, Opini
23
SHARES
156
VIEWS

LimaSisiNews, Yogyakarta (DIY) –

24 September 2013 merupakan hari yang sangat dikenang oleh salah satu keluarga di daerah Stasiun Lempuyangan, akibat dari munculnya surat dari PT KAI tertanggal hari itu satu keluarga harus kehilangan seorang suami, seorang simbah, seorang ayah yang sangat bertanggung jawab menghidupi keluarganya dengan mengabdi kepada perusahaan negara yang bergerak di perkereta apian yang dibentuk sejak jaman VOC. Dimulai dari SS dan NIS yang di jaman gen Z ini bernama PT KAI.

Pada zaman VOC, SS dan NIS adalah singkatan dari:
SS: Staatsspoorwegen (Jalur Kereta Api Negara)
NIS: Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda)

Kedua perusahaan ini merupakan perusahaan kereta api yang beroperasi di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) pada masa kolonial Belanda.

Suatu hari berdasarkan surat dari atasannya tertanggal seperti tersebut diatas (24/09/2013), 4 orang pegawai dengan seragam PT KAI mendatangi sebuah rumah dan diterima dengan baik oleh penghuni rumah tersebut. Seorang ibu rumah tangga dan suaminya karena sedang sakit berbaring di salah satu kamar, mereka menyampaikan dengan intonasi suara yang sengaja dikeraskan bahwa berdasarkan perintah dari atasan maka sekeluarga harus meninggalkan rumah yang sudah puluhan tahun ditinggali dalam jangka waktu sebulan.

Bagai mendengar petir menggelegar di siang hari yang terik, suara yang keras tersebut terdengar oleh suaminya yang pensiunan, yang notabene adalah senior mereka dengan kaget dan shock. Sebulan harus pergi tanpa adanya “rembukan” sebagai sesama manusia. Sebulan kemudian Sang Suami, Sang Ayah dan Sang Simbah meninggal dunia karena memikirkan kemana harus pergi dalam jangka waktu tidak sampai sebulan di tengah sakit yang harus dideritanya.

12 tahun kemudian tepatnya di tahun 2025 bulan Maret di tengah puasa dan persiapan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri, warga Lempuyangan yang menempati 14 rumah kembali mendengar petir menggelegar di siang bolong, yaitu bulan Mei 2025 harus pergi mengosongkan rumah dengan hanya berdasar surat palilah dari Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat.

Pengusiran warga oleh PT KAI yang seperti itu seolah olah mengingatkan kembali kepada perlakuan VOC kepada rakyat berdasarkan pelajaran sejarah. Benar kata Bung Karno, “perjuanganmu lebih sulit karena menghadapi bangsamu sendiri”.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Headline
Share9SendShare

Berita Terkait

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat ketahanan sumber daya air melalui program pemeliharaan embung dan sumber...

Anggaran Terbatas, DPUPKP Sleman Prioritaskan Pembangunan Kantor Kapanewon Turi dan Taman Budaya

Maret 14, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) - Keterbatasan anggaran pada tahun 2026 memengaruhi sejumlah rencana pembangunan di bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum,...

Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Suwarsono

Pengelolaan PSU Perumahan di Pengelolaan PSU Perumahan di Sleman Terkendala Anggaran dan Perilaku Warga

Maret 14, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) – Pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan di Kabupaten Sleman masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/