Oleh: Muhammad Arifin
LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) –
Tebar benih ikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Rowo Jombor, Klaten, menjadi sorotan nasional. Di atas perahu kecil, 50 ribu ekor nila dan tawes dilepaskan ke air. Simbol ketahanan pangan, katanya. Tapi warga tahu, masalah Rowo Jombor tak bisa diselesaikan hanya dengan ikan.
Sudah lama waduk ini menghadapi tekanan: sedimentasi tinggi, keramba liar yang tak terkendali, kawasan wisata yang tak tertata, dan janji revitalisasi yang terus tertunda.
Pemerintah menyebut akan mengucurkan Rp10 miliar untuk penataan: jogging track, pengerukan, dermaga wisata. Tapi warga bertanya: kapan mulai? Bagaimana pengawasannya? Apakah mereka dilibatkan?



