Maulana berharap agenda ini bukan sekadar rutinitas seremoni tahunan. Ini adalah jeritan buruh yang selama ini bergema di ruang-ruang sunyi yang kini disuarakan langsung di hadapan kepala daerah.
“May Day di Padang Lawas tahun ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah peringatan bahwa selama hak-hak buruh belum dipenuhi, suara kami akan terus menggema, menembus sekat kekuasaan dengan atau tanpa mikrofon,” pungkasnya.
Menanggapi itu, Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan mengatakan akan menindaklanjuti segala aspirasi para buruh berikut pembentukan Satgas PHK .
“Kita akan tindak lanjuti, dan Satgas PHK juga akan kita bentuk untuk mengakomodir hak-hak normatif para rekan butuh sekalian seperti di perusahaan CV. Kari Sakti,” tegasnya.
Usai dialog ketenagakerjaan Bupati Palas memberikan sembako kepada para beberapa kelompok Serikat Buruh dan foto bersama Bupati Kapolres serta sekelompok buruh yang tergabung di FSPMI dan SPSI Palas foto bersama. Dialog ini diharapkan menjadi awal dari langkah konkret Pemkab Palas dalam memperbaiki kondisi ketenagakerjaan di wilayahnya.
Turut hadir mendampingi Bupati Palas, Asisten I Panguhum Nasution, Plt Kepala Disnaker Palas Sahrunsyah Siregar. Hadir pula Kapolres Palas AKBP Dodik Yulianto, SIK didampingi Kasat Intel AKP Sahala Harahap, Kasat Binmas Iptu Gulliat Harahap.
Gabriel



