“Saat ini moral dan etika terkikis. Kita butuh asupan pendidikan pancasila dan moral guna mengembalikan moral kembali utuh,” ungkapnya.
Dani juga menegaskan, Jogja bukan Bali. Jogja sebagai kota pelajar, sedangkan Bali kota pariwisata. Jadi seharusnya pendidikan Pancasila dan Etika yang harus dipertahankan bukan justru dihilangkan.
“Raperda Pendidikan Pancasila seharusnya disahkan dan Raperda Miras justru yang harus dihapus dengan segala bentuk alasannya. Ini bukan Bali yang memang kota pariwisata. Ini DIY kota pelajar,” tandas Dani yang juga Caleg DPR RI dari Partai Demokrat ini.
Arifin/ed. MN



