LimasisiNews, Sleman (DIY) –
Hari ini, Senin (12/11/2022) masuk hari ke-4 tahapan sosialisasi rencana proyek pembangunan jalan tol Solo – Yogyakarta – Kulonprogo, bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.
Agenda sosialisasi hari ke-4 ini dihadiri warga masyarakat Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, baik yang terdampak langsung proyek pembangunan jalan tol Solo – Yogyakarta – Kulonprogo maupun yang tidak. Masih ada 4 wilayah lagi yang masih dalam tahap sosialisasi rencana proyek pembangunan jalan tol tersebut.
Andi Septiyanto, selaku Panewu (Lurah) Balecatur saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa setelah adanya sosialisasi proyek jalan tol, khususnya yang ada di wilayah Balecatur, ada warga yang terdampak proyek tersebut, yang perlu mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya dan sedetail-detailnya terkait tanah warga yang terkena dampak proyek tersebut untuk mendapatkan ganti untung yang sesuai.
“Terkait rencana proyek pembangunan jalan tol Solo – Yogyakarta- Kulonprogo khususnya yang masuk di wilayah Kalurahan Balecatur ini, kami harapkan setelah sosialisasi ini warga masyarakat yang tanahnya terdampak proyek tersebut mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya yang sedetail-detailnya terkait ganti untung yang akan mereka dapatkan. Ganti untung ini juga kami harapkan benar-benar sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah,” ucap Lurah Andi Sepriyanto.



