LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Nasional DI Yogyakarta

Grebeg Besar 2025, Kembalinya Tradisi Nyadhong Tata Cara Pada Masa Sri Sultan HB VII

by Redaksi
07/06/2025
in DI Yogyakarta
16
SHARES
104
VIEWS

LimaSisiNews, Yogyakarta (DIY) –

Dalam rangka Hajad Dalem Garebeg Besar memperingati Hari Raya Iduladha Tahun Je 1958/2025, Keraton Yogyakarta kembali menggelar prosesi adat dengan menghadirkan enam gunungan yang menjadi simbol berkah raja kepada rakyat. Tahun ini, prosesi diwarnai dengan kembalinya tradisi Nyadhong di Kepatihan, selaras dengan tata cara pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII.

Pelaksana harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Tri Saktiyana, menjemput langsung ubarampe gunungan dari Keraton yang kemudian dibawa ke Kompleks Kepatihan dengan kawalan Bregada Bugis.

Sebanyak 150 pareden ubarampe gunungan tersebut diserahkan Tri Saktiyana kepada Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan, Didik Wardaya, untuk selanjutnya dibagikan kepada abdi dalem kaprajan di lingkungan Pemda DIY secara tertib.

Plh. Sekda DIY, Tri Saktiyana menjelaskan dalam prosesi kali ini, Pemerintahan Daerah (Pemda) DIY melalui peran Sekda menjalankan tugas sebagai Pepatih Dalem dengan menjemput langsung pareden ubarampe gunungan Garebeg Besar Keraton. Hal ini menandai sikap proaktif dan keterlibatan birokrasi dalam melestarikan nilai budaya, sekaligus menyimbolkan kesatuan antara keprajan (pemerintah) dengan kekuasaan simbolik raja.

“Kalau dulu kita menunggu dikirimi, sekarang kita nyadhong, menjemput langsung. Ini makna simbolisnya birokrasi bersifat melayani secara aktif kepada masyarakat,” ujar Tri Saktiyana.

Tri Saktiyana mengatakan prosesi dimulai dari Bangsal Pancaniti menuju Masjid Gedhe Kauman bersama iring-iringan Bregada Bugis sebagai pengawal resmi Kepatihan. Setelah didoakan bersama di Masjid Gedhe, pareden ubarampe gunungan dibawa ke Kompleks Kepatihan untuk dibagikan secara tertib kepada seluruh perangkat keprajan.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menyampaikan prosesi ini menjadi bentuk pelestarian pranatan adat yang telah menjadi wewenang penuh Keraton Yogyakarta. Penjemputan oleh Sekda DIY ini merupakan bagian dari rekonstruksi tradisi yang dahulu dilakukan Patih Danurejo pada masa Sri Sultan HB VII.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Headline
Share6SendShare

Berita Terkait

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat ketahanan sumber daya air melalui program pemeliharaan embung dan sumber...

Anggaran Terbatas, DPUPKP Sleman Prioritaskan Pembangunan Kantor Kapanewon Turi dan Taman Budaya

Maret 14, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) - Keterbatasan anggaran pada tahun 2026 memengaruhi sejumlah rencana pembangunan di bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum,...

Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Suwarsono

Pengelolaan PSU Perumahan di Pengelolaan PSU Perumahan di Sleman Terkendala Anggaran dan Perilaku Warga

Maret 14, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) – Pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan di Kabupaten Sleman masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/