LimaSisiNews, Sleman (DIY) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat ketahanan sumber daya air melalui program pemeliharaan embung dan sumber mata air. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian pangan di daerah.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPKP Kabupaten Sleman, Muhamad Nurrochmawardi mengatakan saat ini pemerintah sedang melaksanakan rehabilitasi tiga embung yang tersebar di beberapa wilayah Sleman. Masa pelaksanaan pekerjaan diperkirakan berlangsung selama tiga minggu.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran rehabilitasi tersebut yakni Embung Barepan di Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Embung Karanggneng di Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, dan Embung Klampeyan di Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati.
“Kegiatan pemeliharaan embung dan sumber mata air ini merupakan salah satu upaya memperkuat ketahanan sumber daya air di Kabupaten Sleman,” ujar Nurrochmawardi saat dikonfirmasi, Senin (08/06/2026).
Menurutnya, keberadaan embung memiliki peran strategis sebagai penyangga kebutuhan air pertanian, terutama saat musim kemarau. Karena itu, pemeliharaan rutin menjadi langkah penting agar fungsi embung tetap optimal.
Selain embung, Sleman juga memiliki potensi sumber daya air yang besar. Tercatat terdapat 374 sumber mata air yang tersebar di berbagai wilayah dan menjadi penopang kebutuhan masyarakat maupun sektor pertanian.
Namun demikian, pengelolaan embung dan sumber mata air masih menghadapi sejumlah tantangan. Selain keterbatasan anggaran, keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya air secara berkelanjutan dinilai perlu terus diperkuat.



