Nurrochmawardi menekankan pentingnya peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam menjaga keberlangsungan sistem irigasi di tingkat lapangan. Menurutnya, edukasi mengenai pemanfaatan air secara bijak harus terus dilakukan agar ketersediaan air dapat terjaga untuk generasi mendatang.
“Peran P3A perlu ditingkatkan, termasuk edukasi kepada masyarakat dan petani terkait pemanfaatan air secara bijak,” katanya.
Ia juga menyoroti perlunya regenerasi anggota P3A. Saat ini banyak anggota aktif yang telah berusia lanjut sehingga dibutuhkan keterlibatan generasi muda agar pengelolaan jaringan irigasi dapat berlangsung secara berkesinambungan.
“Peremajaan anggota juga penting karena banyak yang sekarang sudah sepuh. Kami berharap generasi muda ikut terlibat dalam pengelolaan air dan irigasi di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap perbaikan infrastruktur air, optimalisasi embung, pelestarian sumber mata air, serta penguatan kelembagaan petani dapat menjadi fondasi kuat dalam mendukung produktivitas pertanian.
“Kami berharap kemandirian pangan benar-benar terwujud di Sleman dengan dukungan irigasi yang mantap dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Ar/Ed. MN



