LimaSisiNews, Sleman (DIY) —
Ratusan warga bersama sejumlah kelompok Bregada Rakyat menggelar kirab budaya bertajuk: “Pratelan Budhaya Tolak Kekerasan Utamakna Katentreman” pada Kamis (26/02/2026) sore. Massa berjalan kaki dari Terminal Condongcatur menuju Markas Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Peserta kirab mengenakan busana adat Jawa dan Nusantara sebagai simbol gerakan moral masyarakat untuk menjaga marwah Yogyakarta sebagai Kota Budaya. Sepanjang perjalanan, peserta menyerukan pesan damai dan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan mengatakan rombongan setibanya di Mapolda DIY langsung disambut Wakapolda DIY, Brigjen. Pol. Eddy Djunaedi didampingi sejumlah pejabat utama.
Ia menyebut kehadiran perwakilan Bregada Rakyat Widya Permana, Jaladwara, dan Wirotomo menjadi dukungan moral bagi kepolisian untuk terus bekerja secara profesional serta bersinergi memulihkan citra Yogyakarta pasca-aksi anarkis yang sempat terjadi.
Dalam kesempatan itu, Brigjen Eddy Djunaedi menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat adat dan Bregada Rakyat. Ia menegaskan budaya Yogyakarta menjunjung tinggi tata krama, tepa selira, dan harmoni sosial.



