LimaSisiNews, Sleman (DIY) —
Menjelang Ramadan dan persiapan libur Lebaran, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bidang Bina Marga Kabupaten Sleman mulai melakukan monitoring serta survei kondisi jalan-jalan kabupaten.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, ST, mengatakan pendataan kerusakan ruas jalan sudah dimulai sejak pekan ini. Penanganan ditargetkan rampung maksimal H-7 Lebaran.
“Rutin kita lakukan seperti saat libur Nataru 2025 kemarin. Prosesnya hampir sama. Kita survei ruas-ruas jalur utama, kita petakan, kita pastikan kerusakannya seperti apa. Tiap hari kita evaluasi progres penanganannya,” kata Fauzan saat ditemui di kantornya, Jumat (13/02/2026).
Ia menjelaskan, saat ini tim Bina Marga masih fokus pada pendataan kerusakan. Pekan depan, perbaikan mulai dilakukan, dengan prioritas jalur-jalur utama yang terhubung ke jalan provinsi serta akses menuju pusat-pusat wisata.
“Seminggu ini kita lakukan pendataan dulu. Minggu depan sudah mulai action. Kerusakan dari mana yang jadi prioritas, langsung kita tangani. Untuk peningkatan jalan nanti setelah Lebaran, sekarang kita lakukan pemeliharaan rutin, tambal-tambal dulu,” ujarnya.
Pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun lalu, sekitar 50 ruas jalan kabupaten ditangani melalui pemeliharaan. Tahun ini, pola penanganannya hampir sama, meski terdapat sedikit perubahan data kerusakan di lapangan.
Menghadapi curah hujan dengan intensitas tinggi, DPUPKP Sleman juga menyiapkan tim mobile. Tim ini bertugas melakukan penanganan sekaligus pendataan kerusakan jalan setiap hari.



