LimaSisiNews, Yogyakarta (DIY) –
Perwakilan Penambang Pasir Progo Sejahtera (PPPS) membatalkan rencana aksi demonstrasi di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (26/01/2026). Pembatalan dilakukan setelah Sekretaris Daerah (sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menyatakan kesediaannya menerima audiensi penambang.
Sebanyak 20 perwakilan PPPS dijadwalkan mengikuti audiensi yang diterima langsung oleh Sekda DIY. Sejumlah organisasi perangkat daerah turut diundang, yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Dinas Pekerjaan Umum DIY, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten III), serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY. Hingga siang ini, kehadiran Balai Besar Wilayah Sungai Opak–Oyo (BBWSO) belum mendapat kepastian.
Ketua PPPS, Agung mengatakan aksi massa awalnya direncanakan karena tidak adanya respons pemerintah terhadap surat-surat yang telah disampaikan sebelumnya.
“Sebenarnya kami akan menggelar aksi hari ini. Namun karena Sekda bersedia menerima audiensi, kami memilih menunda aksi,” kata Agung.



