LimaSisiNews, Kulonprogo (DIY) –
Puluhan karyawan PT Selo Adikarto (SAK) menyuarakan keresahan mereka melalui sebuah surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Bupati Kulonprogo, Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. Surat tersebut merupakan bentuk protes atas penghentian aktivitas perusahaan secara sepihak yang berdampak langsung terhadap kehidupan para pekerja.
Dalam surat tertanggal 28 Juli 2025 itu, para karyawan menyampaikan bahwa sejak operasional PT SAK dihentikan, seluruh akses kerja hingga jaminan kesehatan terputus. Mereka tidak menuntut pembayaran gaji, melainkan mendesak adanya kepastian hidup dan kebijakan yang melindungi nasib buruh dan keluarganya.
“Kami melayangkan surat terbuka ini kepada Bapak Bupati Kulonprogo karena sampai hari ini belum ada jawaban atau respons dari Bupati,” ujar salah satu anggota paguyuban karyawan PT SAK, Senin (28/07/2025).
Lebih lanjut, karyawan menyebut surat ini sebagai tindak lanjut dari audiensi sebelumnya dengan DPRD Kabupaten Kulonprogo. Namun meski surat resmi telah mereka layangkan kepada Bupati, belum ada sikap atau jawaban resmi dari pemerintah daerah.



