LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) –
Rowo Jombor terletak di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Rowo ini awalnya adalah sebuah rawa alami yang kemudian dikembangkan menjadi waduk atau embung buatan oleh Pemerintah Belanda sekitar tahun 1857.
Tujuan utama pembangunan waduk ini adalah untuk irigasi, mengairi sawah-sawah yang ada disekitar. Selain itu, Rowo Jombor juga berfungsi sebagai pengendali banjir saat musim hujan.
Saat ini Rowo Jombor dikembangkan sebagai tempat Perikanan air tawar dan destinasi wisata.
Rowo Jombor memiliki luas sekitar 198 hektare dan dikelilingi oleh perbukitan, salah satunya adalah Bukit Sidoguro yang menjadi tempat favorit untuk menikmati panorama Rowo Jombor dari ketinggian.
Legenda Rowo Jombor
Menurut cerita rakyat setempat, Rowo Jombor berhubungan erat dengan kisah seorang tokoh sakti bernama Nyi Ageng Rakit.
Konon, Rowo Jombor menyimpan kisah mistis dan legenda yang hidup dalam cerita rakyat setempat. Salah satu versi legenda yang populer adalah kisah tentang Nyi Ageng Rakit dan anaknya, Jombor.
Nyi Ageng Rakit adalah seorang perempuan sakti yang tinggal di wilayah Bayat. Ia memiliki seorang putra bernama Jombor yang dikenal nakal, keras kepala, dan suka melawan ibunya.



