LimaSisiNews, Sleman (DIY) –
Menindaklanjuti adanya aduan dari warga Dusun Weron, Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman yang terdampak pencemaran lingkungan dari kandang ayam petelur Mbangun Desa Group, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman menggelar audiensi di ruang pertemuan Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Selasa (06/05/2025).
Diberitakan sebelumnya, beberapa warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kandang mengeluhkan adanya bau tak sedap dari kotoran ayam dan munculnya banyak lalat.
“Bau yang paling menyengat terutama saat bakar ayam (ayam yang mati), selain itu juga lalat dan bau kotoran. Baunya tolong dikondisikan,” pinta salah satu warga saat mediasi.
Lain lagi dengan Maryono salah satu warga Weron, menurutnya setelah adanya tinjauan dari DP3 Sleman, kondisinya sekarang sedikit ada perubahan.
“Kalau saya warga RT 02, menyangkut masyarakat Weron. Setelah ada aduan , kondisi peternakan sekarang ada perubahan. Peternakan mulai ada perbaikan bagaimana caranya mengurangi bau dan lalat yang timbul dari peternakan tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Ernawan Fauzi (Jawir) dalam acara mediasi tersebut menegaskan, pemilik peternakan harus segera melakukan perbaikan terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan dari keberadaan peternakan tersebut terhadap lingkungan sekitar.
“Kami minta untuk dampak lingkungan atau pencemaran udara yang timbul dari kotoran ayam dan banyaknya lalat tersebut bagaimanapun caranya segera di minimalisir agar tidak lagi mencemari,” tandasnya.



