LimaSisiNews, Yogyakarta (DIY) –
Sejumlah masa dari berbagai elemen masyarakat Jogja yang tergabung dalam Gerakan Penegakan Kedaulatan Rakyat (GPKR) dan Paguyuban Penegakan Demokrasi Masyarakat Jogja Istimewa (PPDMJI) menggelar aksi Oemoem Satoe Maret di titik nol kilometer Yogyakarta, Jumat (01/03/2024)
Dalam aksinya, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan Petisi Rakyat Jogja “menggugat pemilu curang,”.
Dalam petisi tersebut ada 3 tuntutan utama yang diutarakan oleh peserta aksi, yaitu dukung hak angket, usut politisi bansos, bongkar penyalahgunaan kekuasaan.
Dani Eko Wiyono salah satu orator aksi dalam orasinya menegaskan bahwa aksi hari ini tidak ada hubungannya dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam pemilu 2024, baik 01 maupun 03.
Dani juga mengatakan akan menggelar aksi yang jauh lebih besar lagi seandainya tidak ada respon dari pemerintah atau pihak terkait.
“Saya tegaskan aksi Oemoem Satoe Maret ini, pergerakan rakyat ini tidak ada sangkut pautnya samasekali dengan partai politik maupun paslon tertentu. Ini murni dari kami, gerakan rakyat Jogja, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat,” tandasnya.



