Kawula ngayogyakarta yang hadir menyampaikan pesan melalui tembang dan geguritan Kinanthi untuk menggugah hati nurani dan dilantunkan selengkapnya sebagai berikut:
Pra leluhur sungkem konjuk
Panembahan Senopati
Kang hambangun Nusantara
Ing wayah kang rinakit
Keparenga midhangetna
Sambat sebuting nagari
Pra nayaka wus tumuju
Ing dalan kang memalati
Kumalungkung watakira
Kanthi kuwasanireki
Gumendhung sak karsanira
Ngrusak ugering nagari
Ukum gya Samya den perung
Samya nular rasa ati
Mrih mulyaning kulawarga
Lakak-lakak mesem lamis
Datan mulat ring kawula
Welas kang wayah, mugi
Terjemahan Kinanti Wadul:
Hatur bakti untuk para leluhur
Panembahan Senopati
Yang telah ikut andil dalam membangun Nusantara.
Di waktu yang telah disepakati ini.
Perkenankanlah kami datang kepadamu
Untuk menyampaikan keluh kesah kami anak negeri.
Para pejabat sudah menuju kepada sifat serakah yang akan membuat mereka hilang arah.
Tinggi hati wataknya.
Dengan kuasa yang mereka miliki mereka berlagak seenaknya sendiri
Merusak etika bernegara
Hukum yang menjadi tonggak pun berani dipangkas
Mereka sudah meninggalkan rasa sejati
hanya untuk kesejahteraan keluarga
Mereka tersenyum penuh dengan rasa munafik
Tanpa memahami apa yang terjadi pada rakyat
Semoga para leluhur sudi mendengar keluh kesah kami, anak dan cucu.
Ar/Ed. MN



