Ia menambahkan, Saat ini kondisi jalan masih terus digenangi air, sehingga masih saja ada pengguna jalan yang jatuh terutama ibu – ibu. Warga sekitar berusaha menyampaikan aspirasi kepada pihak terkait baik melalui wakil rakyat maupun pejabat pemerintah, namun hingga kini belum ada satupun pihak terkait yang mendengar aspirasi warga. Warga berharap dengan melakukan cara protes seperti ini bisa segera ada perhatian.
“Kami sudah sering melaporkan ke pihak terkait, baik melalui wakil rakyat maupun ke dinas, namun belum ada tanggapan, harapan kami dengan melakukan tindakan ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah,” Imbuhnya.
Senada dengan Ari Jumawan, warga lain dari Padukuhan Sokokerep, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Sagiyo juga mengaku pernah jatuh di jalan tersebut. Ia mendukung langkah warga lain menanam pohon pisang di jalan rusak tersebut agar segera mendapat perhatian dari pemerintah.
“Sangat setuju, mungkin dengan menanam pohon pisang dijalan – jalan yang berlobang akan cepat dapat perhatian dari pemerintah,” ujar Sagiyo.
Arifin/MN



