Reaksi dari netizen pun bermacam-macam. Salah satu komentar dari akun @fathurnuwun_dobb menyatakan, “Nek jare wong tuo ‘Negoro mowo toto, Deso mowo coro’ sopan santun tetap kudu dijaga.”
Sementara itu, akun @ndrr.taa menambahkan komentarnya dengan menyematkan emotikon tertawa, “Byuhh ngno ii motore rung lunas kabeh po ra mbok ne jerit-jerit.”
Sedangkan akun @pemain_hatii dari Klaten juga turut mengomentari kejadian tersebut dengan menyatakan, “Aku wong klaten, tapi nek iruh wong kota ku gawe rese neng kota liyo remuk en rapopo mas sebalike kene yo ngono.”
Sementara itu Kapolsek Patuk melalui Kadi Humas Polsek Patuk Aiptu Purwanto bahwa ulah sekelompok remaja tersebut membuat emosi warga hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Patuk.
”Aksi para remaja tersebut membuat emosi warga hingga akhirnya di laporkan ke Polsek Patuk,” jelasnya.
Guna menghindari hal yang tidak di inginkan akhirnya kelompok pemuda yang mayoritas berasal dari remaja Klaten, Jawa Tengah tersebut, diamankan di Mapolsek Patuk
Setidaknya sebanyak 32 anak remaja dan 19 kendaraan motor yang berhasil di amankan.
Arifin



