Menurutnya, setidaknya ada perwakilan dari pedagang yang dilibatkan atau diajak untuk koordinasi terkait pembangunan kios souvernir tersebut, toh nanti yang akan menempati juga masyarakat pedagang itu sendiri yang notabene warga masyarakat sekitar Pantai Glagah.

“Kalau keinginan kita, ya, setidaknya perwakilan lah dari pedagang dilibatkan atau diajak rembukan kira-kira apa yang dikehendaki pedagang, terus bagaimana baiknya. Seharusnya begitu kalau caranya itu bagus, tapi ini caranya menurut kita kurang bagus, pasalnya tidak ada rembukan dengan kami (pedagang). Ya akhirnya kami masa bodoh aja. Karena bagaimanapun juga nantinya pedagang yang akan menempati,” pungkas Ripto.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo, Joko Mursito sedang ada agenda Diklat kepemimpinan (Diklatpim).
“Saya baru Diklatpim mas,” ucapnya, Sabtu (26/08/2023) malam.
Arifin/ed. MN



