Hal senada disampaikan Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah, Polhukam PMK, Iwan Taufiq Purwanto. Dalam paparannya, Ia menyebut pihaknya melakukan evaluasi terhadap perencanaan dan penganggaran di lima sektor.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut dilakukan dua tahap yaitu tahap pertama sektor pariwisata, sektor ketahanan pangan, dan sektor UMKM. Sementara tahap kedua, sektor pengentasan kemiskinan dan sektor penurunan stunting.
Iwan Taufiq menyebut sejumlah sektor yang dievaluasi merupakan sektor yang menjadi konsen Pemerintah Pusat sesuai arahan Presiden RI dalam Rakornas. Ia juga mengungkapkan bahwa evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2023 dilakukan di seluruh Pemerintah Daerah.
Hal tersebut menurutnya bertujuan untuk membantu pencapaian sasaran pembangunan nasional dan daerah serta, memastikan program, kegiatan, dan anggaran dirancang secara efektif dan efisien untuk menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Lebih lanjut, dalam evaluasi tersebut Deputi Kepala BPKP Polhukam PMK melalui paparannya menyampaikan seluruh hasil evaluasi yang dilakukan BPKP terhadap perencanaan dan penganggaran lima sektor tahun 2023 Kabupaten Sleman. Selain hasil evaluasi, Ia juga menyampaikan Area Of Improvement untuk setiap sektor yang dievaluasi.
Evaluasi tersebut diakhiri dengan penyerahan hasil laporan hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran APBD Kabupaten Sleman Tahun 2023 dari Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah, Polhukam PMK, Iwan Taufiq Purwanto kepada Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.
Arifin



