“Kegiatan ini sengaja digelar di Delanggu guna pemerataan pertumbuhan ekonomi masyarakat pasca pandemi dengan gelaran event besar di wilayah eks-tubup Kabupaten Klaten,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut turut diserahkan sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pelaku UMKM lompya duleg sebagai kuliner asli Klaten yang diterima perwakilan paguyuban perajin lompya duleg, Didik Bowo Saputro dan tradisi Chetik Geni yang diterima Seno Guntoro perwakilan masyarakat Desa Gatak, Kecamatan Delanggu.
Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, gelaran ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Kabupaten Klaten untuk mendukung kebangkitan ekonomi masyarakat. khususnya pelaku-pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.
“Gebyar UMKM sebagai titik kebangkitan ekonomi masyarakat Kabupaten Klaten, pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Dengan adanya gelaran seperti ini, kami berharap pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 di seluruh wilayah kabupaten dapat segera bangkit,” ungkapnya.
Arifin/MN



