“Kalau terpilih, saya akan pilih bela rakyat. Artinya, semua kebijakan yang tidak pro rakyat akan saya tolak,” ungkapnya.
Dani akhirnya mau masuk Partai Demokrat, karena konsisten dalam penolakan UU OMNIBUSLAW dan kebijakan lainnya yang pro rakyat.
“Kalau ada kebijakan yang tidak pro rakyat dan saya diminta tandatangani, saya lebih memilih berjuang bersama rakyat karena saya tidak akan nyaman dengan kebijakan yang mempermainkan rakyat,” jelasnya.
Nama Dani sudah dikenal oleh banyak masyarakat Yogyakarta, selain Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) DIY Korwil DIY, dia juga Ketua DPW ANIES DIY.
Semasa hidupnya, Dani berjibaku untuk memperjuangkan hak buruh yang selama ini sering mengalami penindasan.
“Saya tidak akan berubah. Tetap akan berjuang untuk mereka, sekarang lewat jalur caleg ini,” paparnya.
Arifin/ed. MN



