Aji menambahkan, rencananya, Pertamina akan menyiagakan mobil khusus yang membawa BBM kemasan. Mobil tersebut disiagakan dari pintu masuk tol hingga exit tol.
“Mobil siaga itu mobil pick-up yang dibranding untuk membawa BBM kemasan yang dibutuhkan pengguna saat melewati jalur fungsional jalan tol itu,” imbuhnya.
Ia memastikan stock BBM dan LPG (Liquid petroleum Gas-red) dalam kondisi sangat aman. Proses distribusi juga terus dipantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU.
Sementara itu, Direktur Utama PT. JMJ, Suchandra P. Hutabarat mengatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan sarana parasarana dan fasilitas pendukung untuk menunjang operasional jalur fungsional Jalan Tol Solo – Jogja – YIA Kulonprogo, di antaranya menyediakan Pos Layanan Informasi Siaga di STA 13+000 dan beberapa Posko (Pos Komando) petugas yang disiagakan di beberapa titik rawan kepadatan.
Apabila pengguna jalan mengalami keadaan darurat PT. JMJ menyediakan MCS (Mobile Customer Service), ambulance, BBM mobile, toilet portable serta layanan derek gratis hingga exit tol terdekat.
“Selain itu, PT. JMJ juga telah menyiapkan rambu-rambu petunjuk dan peringatan seperti batas kecepatan, rambu penunjuk arah, dan traffic light atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APPIL) yang berada di jalan nasional depan akses Banyudono dan di Jalan nasional Solo –Jogja depan akses Karanganom,” papar Suchandra.
Arifin/ed. MN



