Sunyoto mengungkapkan, memang untuk bulan Agustus ini sepi pengunjung dan itu yang dikeluhkan semua pelaku usaha wisata, khususnya yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
“Agustus ini sepi, semua mengeluh. Tapi memang sudah rutin tahunan jika bulan Agustus, apalagi ini bareng bulan Jawa Suro (1 Muharam) sepi banget,” ungkapnya.
“Kami masing-masing anggota secara pribadi sudah promosi lewat akun-akun media sosial (medsos) secara gencar. Khususnya Instagram dan group-group WhatsApp, biro-biro wisata. Di samping ada yang ikut tabel top PHRI DIY yang kemarin ke Jawa Barat,” lanjutnya.
PHRI Gunungkidul berharap kedepannya untuk pemerintah melalui Dinas Pariwisata bisa lebih mengoptimalkan potensi-potensi wisata yang sudah ada.
Arifin/ed. MN



