LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Nasional Jawa Tengah

Sejarah dan Cerita Unik Dibalik Keindahan Rowo Jombor

by Redaksi
20/05/2025
in Jawa Tengah, Seni & Budaya
17
SHARES
112
VIEWS

Pada awalnya, Rowo Jombor merupakan daerah pertanian yang ditanami dengan tebu. Dibangunnya pabrik gula Manisharjo oleh Sinuwun Paku Buwono ke-X dan pemerintah Belanda di daerah Pedan, Klaten pada tahun 1901, membuat kebutuhan air untuk irigasi semakin meningkat.

Oleh karena itu, Sinuwun Paku Buwono ke-X dan pemerintah Belanda berencana membuat saluran irigasi dari Rowo Jombor ke area perkebunan tebu. Pembangunan saluran irigasi ini dimulai pada tahun 1917 dengan membuat terowongan sepanjang 1 km yang menerobos pegunungan di sekeliling rawa dan talang air di atas kali Dengker. Saluran irigasi ini selesai pada tahun 1921 dan menjadi salah satu sejarah penting dalam perkembangan Rowo Jombor.

Pada tahun 1943-1944, saat masa penjajahan Jepang, Rowo Jombor dijadikan waduk dengan dibangunnya tanggul di sekitar rawa oleh pemerintah Jepang. Pembangunan tanggul ini memanfaatkan tenaga kerja paksa atau Romusha.

Setelah masa penjajahan Jepang berakhir, Rowo Jombor tetap dimanfaatkan sebagai waduk. Pada tahun 1956, pemerintah Klaten membangun tempat peristirahatan bagi pengunjung dan menetapkan Rowo Jombor sebagai tempat wisata.

Setelah masa orde baru pada tahun 1967-1968, pemerintah kota Klaten melakukan perbaikan pada Rowo Jombor dengan memperlebar tanggulnya menjadi 12 m. Perbaikan ini dilakukan dengan melibatkan tahanan politik sebagai tenaga kerja, dan selesai dalam waktu 7 bulan dengan melibatkan sekitar 1.700 orang.

Rawa Jombor adalah danau buatan yang memiliki sejarah panjang, dimulai dari perkampungan yang sering banjir hingga menjadi waduk yang berfungsi untuk irigasi dan pengendalian banjir. Rawa Jombor juga memiliki daya tarik wisata dan menjadi pusat perikanan. Sosok Nyi Ageng Rakit yang menjadi nama taman di kawasan Rawa Jombor masih menjadi misteri dan perlu penelitian lebih lanjut.

AR

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Headline
Share7SendShare

Berita Terkait

Duta Besar Belanda dan Jerman Hadiri Konferensi Sejarah Sepeda Dunia di Klaten

Mei 22, 2026

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) - Hari terakhir rangkaian International Cycling History Conference (ICHC) ke-35 berlangsung meriah dan penuh nuansa internasional...

Ratusan Warga dan Bregada Rakyat Datangi Polda DIY, Serukan Tolak Kekerasan

Februari 27, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) — Ratusan warga bersama sejumlah kelompok Bregada Rakyat menggelar kirab budaya bertajuk: “Pratelan Budhaya Tolak Kekerasan Utamakna...

Grebeg Pasar Takjil, Upaya Sleman Menggerakkan Ekonomi Rakyat Saat Ramadhan

Februari 23, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar Grebeg Pasar Takjil di lima pasar tradisional selama Ramadhan 2026. Kegiatan...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/