Kita perlu belajar dari Rumah Makan Sego Berkat Bu Tiwi Tan Tlogo, bahwa mempertahankan tradisi bukan berarti menolak modernisasi. Justru di tengah derasnya perubahan, mereka yang mampu menjaga identitaslah yang bertahan lebih lama. Kuliner tradisional bukan sekadar jualan nostalgia, tetapi juga ruang perlawanan terhadap globalisasi rasa yang seragam.
Di zaman ketika makanan cepat saji mendominasi pasar, sego berkat adalah pengingat bahwa makanan juga bisa menjadi sarana membangun jati diri. Dan di Gunungkidul, warisan itu masih dijaga dengan penuh cinta.
AR



