Lebih lanjut Yudi menjelaskan kalau pada Selasa (24/10/2023) siang memang tidak ada lagi yang menyanggah, itu artinya tender akan diulang lagi. Untuk sanggahan kemarin ia menambahkan bahwa sanggahan tersebut memang benar dan itu artinya peserta waktu itu dinyatakan tidak ada yang lulus.
“Ya sudah kalau sanggahnya benar, ya, berarti, kan, tidak ada yang lulus kemarin itu. Kalo tidak ada ada yang nyanggah lagi, ya, itu artinya memang sanggahan kemarin itu benar, ya, berarti lelang ulang,” paparnya.
Terkait laporan yang disampaikan Gurbernur, Yudi mengatakan bahwa poin-poin yang disampaikan pihaknya bisa memberikan penjelasan secara riil sesuai argumentasi kondisi yang ada.
Ia juga mengakui waktu itu memang tidak ada faktor kesengajaan terkait bobolnya sistem pada waktu sanggah banding pertama (14/10/2023) .
“Sudah ada hasil audit terbatasnya dari Kominfo, juga dia mengatakan itu pihak luar. Namun yang dari LKPP memang belum jadi dan baru jadi akhir bulan.tapi minimal dari Kominfo sudah ada statement,” pungkasnya.
Arifin/ed. MN



