Sementara itu terpisah, kepada LimaSisiNews Jogoboyo Sardonoharjo, Wening menuturkan, memang benar snack yang disajikan tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan.
“Njih leres, snack ipun (ya, betul snacknya) tidak sesuai harga yang di tetapkan (Rp15 ribu),” tutur Wening.
“Kados ngaten meniko ,nopo nggih 15 ribu (seperti ini apa ya 15 ribu)?,” lanjutnya.
Wening juga berharap, biaya snack di berikan ke PPK Kapanewon masing – masing, seperti Pemilu (Pemilihan Umum) yang dulu supaya tidak timbul masalah lagi.
Terkait kejadian itu, Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi meminta maaf pada, Jumat (26/01/2024) lalu usai didatangi para anggota KPPS setempat atas kejadian ini. Pihaknya sudah melakukan klarifikasi kepada vendor yang menyediakan konsumsi saat pelantikan KPPS.
Terkait pertanyaan soal anggaran yang tidak transparan dan berbeda-beda setiap daerahnya, KPU RI menjelaskan bahwa anggaran mulai dari konsumsi, transport, dan lain-lain memang disesuaikan bergantung wilayahnya.
Arifin/ed. MN



