Sementara itu Ketua Klenteng Fuk Ling Miau, Ang Ping Siang alias Angling Wijaya, menyambut positif kegiatan bersih-bersih Klentengnya tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga masyarakat yang tanpa pandang bulu ikut mempersiapkan penyambutan Tahun Baru Imlek. Ini wujud toleransi yang nyata,” katanya
Sementara itu, puteri Ketua Klenteng Fuk Ling Mau, Belly Angling, menyatakan bahwa aktivitas ini sangat bagus ketika warga masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang, bergotong royong membersihkan Klenteng, menyambut Imlek.
“Kegiatan ini juga memberi bukti bahwa Klenteng nya sangat terbuka. Siapa pun bisa masuk ke dalam, tanpa juga membeda-bedakan latar belakang agama, suku, etnis dan golongan,” ujar Belly.
Kegiatan ini berlangsung hanya satu hari, dari pagi jam 8.00 WIB hingga sore jam 16.00. WIB.
ASYB sebagai inisiator kegiatan ini memang memiliki visi misi menjaga kedaulatan NKRI dan Pancasila, serta menjunjung tinggi nilai kebhinekaan, sebagai upaya penting mengimplementasikan arti toleransi yang sesungguhnya. Sebab, roh terkuat saat ini di Indonesia adalah sikap saling toleransi sebagai rasa kesatuan rakyat Indonesia, yang beragam baik dalam suku, ras, agama dan golongan.
“Selamat merayakan Imlek bagi saudara-saudara yang merayakan. Semoga kesehatan, kemakmuran, kebahagiaan, dan kemuliaan menyertai saudara semua,”pungkas Belly Angling.
Arifin/ed. MN



