“Untuk itu kan awalnya kami minta surat tugas tapi belum bisa ditunjukkan dan ada wartawan lain masuk membawa surat tugas,” ucapnya.
“Coba besok saya tanyakan atasan dulu nggih pak. Soalnya kemarin sudah ada wartawan meliput. Kami baru sibuk sibuknya pak,” lanjutnya.
Terpisah LimaSisiNews mencoba konfirmasi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY), Arya (15/07/2023) yang lalu terkait tower crane yang digunakan waktu itu, Arya menjelaskan kontraktor sudah melakukan perbaikan.
“Untuk tower crane di UPN, dari pihak kontraktor sudah melakukan perbaikan persyaratan ijin dan ketentuan waktu operasional,” jelas Arya melalui pesan WhatsApp (15/07/2023).
Namun demikian, Disnakertrans DIY akan tetap melakukan pemantauan dan monitoring.
“Tetap kita lakukan monitoring, agar tetap sesuai dengan norma operasional tower crane sesuai yang dipersyaratkan,” imbuhnya.
Ada dugaan sejak awal proses pekerjaan proyek Laboratorium Riset Terpadu di UPN dimulai, sudah ada ketidak beresan dan pengerjaannya dinilai kurang optimal sehingga terjadi keterlambatan.
Arifin



