Sementara itu, Kepala Bidang Pendataan, Pembinaan, dan Pengawasan Bangunan DPUPKP Kabupaten Sleman, Martinus Doni Purbo Kuncahyo, menegaskan bangunan tersebut hingga kini belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Sampai detik ini bangunan itu tidak ada PBG-nya. Pihak perumahan juga belum mengurus perizinan,” ujarnya.
Dani pun meminta Pemkab Sleman tidak ragu mengambil langkah hukum sesuai kewenangan, termasuk menghentikan pembangunan apabila terbukti melanggar aturan.
Ar/Ed. MN



