“Tema yang diusung pada Operasi Patuh Toba ini adalah “Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas. Operasi Patuh Toba ini merupakan upaya guna terwujudnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas agar terciptanya suatu keteraturan sistem transportasi yang berkorelasi pada saat melakukan perpindahan baik orang mau pun barang,” pesan Kapolres.
Dalam Operasi Patuh Toba ada 10 pelanggaran yang menjadi target yakni:
- Melawan arus;
- Berkendara dibawah pengaruh alkohol;
- Menggunakan ponsel saat mengemudi;
- Tidak menggunakan helm;
- Tidak menggunakan sabuk pengaman;
- Knalpot Tidak sesuai spesifikasi (Brong);
- Berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM;
- Berboncengan lebih dari satu;
- Kendaraan bermuatan lebih;
- Melanggar marka dan rambu lalu lintas;
Turut hadir dalam upacara, Waka Polres, Kompol Sugianto, S. Pd; Kajari Pasan Lawas, Sinrang, S.H., M.H.; Asisten 1, Panguhum Nasution; Pabung Kodim 0212/Ts, Shaleh Harahap; para Kasat Polres, Para Kapolsek, Kadis Perhubungan, Rony Syaiful, S.Sos.; Kasat-Pol PP, Agus Shaleh Daulay; dan para Perwira Polres Palas.
Gabriel/Ed. MN



