“Karena itu, saya tekankan kembali kepada seluruh Prajurit Kodam IV/Diponegoro agar tetap menjunjung tinggi netralitas sesuai perintah Pimpinan TNI. Saya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap Prajurit yang mencoba-coba bermain dan terlibat dalam politik praktis,” ungkapnya.
“Jangan ada Prajurit TNI AD yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Kita harus mampu memainkan peranan sebagai penyejuk suasana dan menjadi katalisator serta pemersatu dari semua lapisan masyarakat,” lanjutnya.
Mengakhiri amanatnya, Panglima Kodam IV/Diponegoro menekankan agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai ajaran agama masing-masing sebagai landasan moral dalam melaksanakan tugas, dan selalu menumbuhkan rasa kepedulian dan empati kepada masyarakat agar kehadiran kita dirasakan manfaatnya dan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Turut hadir dalam upacara tersebut para Kasi Kasrem 072/Pamungkas, para Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 072/Pamungkas, para Kabalak Korem 072/Pamungkas dan para Perwira Makorem 072/Pamungkas.
Arifin/ed. MN



