“Terkait hal tersebut, maka kita DPC PDI-P nguri-uri sejarah. Kita mengenang kehebatan seorang Soekarno yang memberikan perhatian penuh kepada keluarga, kepada istri tercinta, maka kegiatan haul dalam rangka mengenang 55 tahun wafatnya sang Proklamator, kita adakan di Taman Puspa Gading ini,” kata Joko.
Rangkaian kegiatan bulan bakti Bung Karno DPC PDI-P nanti akan ditutup dengan kegiatan kebudayaan, yaitu pentas Kethoprak kepahlawanan yang akan digelar pada tanggal 28 Juni 2025 yang InshaAllah dilaksanakan di Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.
“Kita berharap dan saya mengajak selaku ketua DPC PDI-P, terutama mengajak kepada semua kader-kader, mari kita warisi api Bung Karno, kita warisi semangat juang Bung Karno untuk tetap berjuang di tengah-tengah masyarakat, dalam rangka membantu dan mendampingi masyarakat berkaitan dengan memperjuangkan hak-hak masyarakat dan sekaligus mewujudkan pembangunan sebagai bentuk cita-cita dari sang Proklamator tercinta, yaitu Ir. Soekarno presiden Republik Indonesia pertama,” pungkasnya.
Acara dihadiri sekitar 150 orang terdiri dari kader PDI-P, dan juga tokoh-tokoh masyarakat, hadir juga Lurah Bantul, Dukuh Grujukan. Acara diisi dengan pembacaan doa, kalimah Toyyibah Tahlil, yang dipimpin oleh Simbah kaum Rois kampung Tegaldowo Mbah Sukirman. Kemudian dilanjutkan doa bersama, dan ditutup dengan rangkaian doa.
AR



