“Karena untuk darah itu butuh waktu satu minggu dan untuk tulang itu butuh waktu satu bulan. Ini kita masih nunggu dari sana. Kemungkinan hasil DNA akan keluar dalam waktu dekat. Kan, sudah lima hari kami kirim ke sana. Ya, nanti hasilnya mungkin satu, dua hari ini,” paparnya.
Slamet mengatakan hasil visum akan mengungkap penyebab kematian korban.
“Itu nanti dari hasil visumnya bisa kelihatan, apakah dari cekikannya atau dari yang lainnya, nanti dari hasil visum akan disampaikan,” kata Wakapolda.
Diketahui, pada pemberitaan sebelumnya warga Sleman dihebohkan dengan temuan potongan tubuh manusia di daerah Turi, Sleman. Setelah ditelusuri potongan tubuh yang ditemukan tersebut ternyata merupakan bagian jasad dari korban R mahasiswa asal Pangkal Pinang yang sempat dikabarkan hilang. Dua pelaku yakni Waliyin dan RD selanjutnya berhasil diringkus dalam pelariannya di Bogor.
Arifin/ed. MN



