Danang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Menurut dia, kebutuhan BBM dan LPG bersubsidi selama masa libur Natal dan Tahun Baru telah diperhitungkan dan dipastikan tercukupi.
Untuk tahun 2025, alokasi BBM bersubsidi di Kabupaten Sleman tercatat sebesar 221.989 kiloliter untuk Pertalite dan 64.551 kiloliter untuk Solar. Hingga Desember 2025, harga BBM bersubsidi belum mengalami perubahan, yakni Rp10.000 per liter untuk pertalite dan Rp6.800 per liter untuk solar.
Saat ini, sebanyak 50 SPBU dan 36 Pertashop di Kabupaten Sleman telah melalui proses tera dan dinyatakan siap melayani masyarakat.
“Pengawasan dilakukan secara berkala agar hak konsumen terlindungi dan distribusi BBM berjalan adil serta transparan,” ujar Danang.
AR/Ed. MN



