“Apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY yang telah bekerja keras untuk mewujudkan acara ini. Kami berharap acara ini dapat menjadi wadah yang bermanfaat untuk mempererat hubungan kita semua. Mari kita terus bekerja sama, menjalin persahabatan, dan membangun masa depan yang lebih baik untuk kita semua.” ungkap Beny.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP DIY, Agus Priyono menyampaikan bahwa program ini merupakan program perdana yang baru dilaksanakan tahun ini sebagai inisiatif dari DPMPTSP DIY yang juga menangani kerja sama luar negeri. Kegiatan ini juga turut didukung oleh Dana Keistimewaan.
“Pemda DIY juga membuka peluang kerja sama dengan pihak pemerintah daerah atau lembaga lain di luar negeri atas dasar kesetaraan dan mutual benefit dengan tujuan utama untuk meningkatkan mutual understanding dan people-to-people contact, meningkatkan pelayanan publik, serta memperbaiki tingkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di kedua pihak,” kata Agus.
Agus mengatakan bahwa pelatihan “Friends of Yogyakarta” kali ini diikuti oleh 20 orang peserta perwakilan dari mitra kerja sama luar negeri dan juga lembaga asing di Indonesia baik yang berbasis di Jakarta mau pun Yogyakarta, dan kedutaan besar negara sahabat, dan akan berlangsung dari 4 hingga 10 Agustus 2024.
“Pelatihan ini terdiri atas penyampaian materi di kelas dengan materi meliputi pelajaran Bahasa Indonesia dasar, Keistimewaan DIY, profil ekonomi dan pariwisata di DIY, serta profil kerja sama luar negeri DIY. Selain itu, juga pembelajaran mengenai membatik, melakukan penelusuran Sumbu Filosofi Yogyakarta, melihat secara lebih dekat Festival Gamelan dan Gelaran Art Jog,” ungkap Agus.
Agus juga menyebut bahwa nantinya para peserta juga akan diajak berkunjung ke sentra industri kreatif, destinasi wisata, dan situs kebudayaan di DIY. Ia berharap, para peserta dapat semakin memahami secara lebih mendalam mengenai DIY dan berbagai potensi yang dimilikinya, juga semakin memperkuat dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang di masa mendatang.
Arifin/Ed. MN



