“Harus diakui, terdapat desa wisata yang berkembang, dan maaf, ada yang stagnan. Lewat pertemuan rutin dapat dilakukan evaluasi kegiatan masing-masing agar dapat lebih berkembang,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Semarang itu.
Tiga OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait pengembangan desa wisata yakni Disparta, Diskumperindag, dan Dispermasdes telah diperintah menjalin koordinasi guna merumuskan langkah terpadu pengembangan desa wisata.
Pemkab Semarang berencana membantu pengembangan desa wisata melalui APBD.
“Selama ini bantuan datang dari Pemprov Jateng (Pemerintah Provinsi Jawa Tengah). Rencananya akan ada bantuan pengembangan dari APBD Kabupaten tahun depan secara bertahap,” pungkasnya.
Arifin/ed. MN



