Formatur: Isnanita dan Agus Sutrisno
Usai Munas, acara dilanjutkan dengan Reuni Akbar bertajuk “Selayang Kenangan Alumni” yang berlangsung dalam nuansa hangat dan penuh nostalgia. Tayangan video perjalanan alumni menjadi pengikat kenangan, diselingi sesi “Sharing to Caring” bersama dua narasumber inspiratif.
Narasumber pertama, Supadmi, menekankan pentingnya transformasi kampus berbasis teknologi, dengan pendekatan strategis melalui aspek company, customer, dan competitor.
“Semua langkah harus dilandasi keikhlasan, sesuai nilai-nilai Syuhada,” ungkapnya.
Sesi kedua diisi oleh Ketua Umum terpilih, Yani Fathurrahman, yang menyoroti pentingnya keterlibatan alumni dalam ranah publik, termasuk politik.
“Alumni harus mampu membawa nilai-nilai keislaman ke ruang-ruang kebijakan, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat dan kampus,” tegasnya.
Munas ditutup dengan syiar, doa, serta penyerahan kenangan dan dokumentasi. Dengan semangat transformasi, inovasi, dan keikhlasan, Musyawarah Nasional VIII IKA IDMS-STAIMS 2025 menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi alumni demi kemajuan STAIMS Yogyakarta ke depan.
AR



