“Sehingga paling tidak pintu tol sebelah barat jangan di depan bandara YIA, tapi di sekitaran pengasih, kalau wates dan sekitarnya akan ramai,” lanjutnya.
Lebih lanjut Muhtarom menuturkan, kondisi saat ini saja dengan adanya jalur kereta ke bandara, warga yang punya usaha di sekitar Kapanewon Temon terlihat sepi.
“Sekarang saja dengan adanya kereta bandara, maka pengunjung atau para pengguna kereta dari bandara langsung ke Jogja. Sehingga yang punya usaha di sekitar Kapanewon Temon sepi, karena dengan mudah turun bandara langsung naik kereta ke jogja. Besuk ditambah pintu tolnya di daerah Sentolo dan depan bandara, sehingga akan semakin sepi Temon, Wates dan sekitarnya,” pungkas Muhtarom.
Dengan melihat kondisi seperti itu, diharapakan hal-hal tersebut bisa menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Daerah (Pemda) terkait penentuan eksit tolnya.
Arifin/ed. MN



