Kita tak bisa hanya mengandalkan keindahan alam. Jati diri daerah dibangun dari sejarahnya. Maka penting bagi pemerintah daerah untuk membentuk “Jalur Warisan Mataram di Kulonprogo”, bekerja sama dengan pegiat budaya, komunitas pemuda, dan sekolah-sekolah.
Dengan narasi yang kuat, situs sejarah bukan sekadar tempat kunjungan, tapi menjadi ruang edukasi dan kontemplasi. Di sinilah nilai-nilai seperti kesederhanaan, spiritualitas, hingga perjuangan leluhur bisa ditransmisikan ke generasi muda.
Sudah waktunya Kulonprogo tidak hanya menjual panorama, tapi juga memuliakan sejarahnya sendiri.
AR



